Ibu – ibu kampung pobaim mengadakan bazar pada HUT PI yang 163 Klasis GKI Nimboran.

Pobaim, pada hari senin tanggal 05 February 2018 klasis nimboran mengadakan Hut PI yang ke 163 tahun klasis nimboran yang bertempat dilingkugan timur jemaat GKI Nasareth kaitemung.

Berawal dari ide ibu kepala kampung pobaim untuk mengadakan bazaar, mereka menjual makan jadi berupa  :

  1. Keladi rebus 3 potong dan ayam rica – rica dengan harga Rp. 25.000/kotak.
  2. nasi kuning ayam dengan harga Rp. 25.000/kotak
  3. kue kek besar dengan harga Rp. 70.000/kotak
  4. kue lontar dengan harga Rp, 30.000/kotak
  5. kue pastel dengan harga Rp. 10.000/kotak
  6. air aqua botol dengan harga Rp. 5.000/botol,
  7. air vit gelas dengan harga Rp. 1.000/gelas
  8. tes gelas Rp. 2.000/gelas
  9. baju bertulisan HUT GKI yang 163 dengan Harga Rp. 130.000/baju\

 

Makan dan  minum yang paling  laris adalah kue lontar, kue pastel dan baju yang paling banyak diminati oleh para warga jemaat yang datang,

 

IBU KAMPUNG POBAIM SEDANG MELAKUKAN BAZAAR

Salah seorang warga jemaat mengatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan bazaar tersebut dimana anaknya yang sudah lapar langsung membeli 1 buah nasi kuning untuk anaknya.

Dimana pada hari ini semua jemaat yang berdomisili diwiliyah kerja klasis gki nimboran mengadakan ibadah Haru ulang tahun pekabaran injil ditanah papua yang 163, jalannya ibadah sedikit terlabat dari jadwal yang sudah ditatapkan oleh panitia yang seharus ibadah dimulai tepat jam 09.00 wit mundur sampai jam 10.30 wit dikerenakan oleh terlambatnya pemimpin ibadah. Tapi tidak mengurangi semangat jemaat –  jemaat seklasis nimboran untuk melaksanakan ibadah HUT PI yang ke 163.

Kisah sejarah GKI Ditanah papua berawal dari pulau mansinam pada tanggal 5 February 1855 dimana  dua penginjil yaitu OTOW dan GEISLER  menginjakan kaki ditanah papua tepat dipulau mansinam.

Pobaim, 06 Februari 2018

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*